Saturday, October 27, 2007

tneLiS...

Aku berada diantara waktu yang sangat awal sekali sembari ditemani keheningan dan teriakan binatang malam, melihat pergerakan arah perpindahan file-fileku...Tentunya iringan nada menemani-ku dalam perjalanan malam menuju pagi ini. Kulihat bulan dan bintang di benakku, mungkin itu adalah engkau dan aku, hff...beberapa jam lagi raja siang akan terlihat, sekarang menunjukkan pukul 02.55, dan aku masih memiliki harapan. Wake up sleeping giant...mmh, emang otak kita itu disebut sebagai sleeping giant ya???

Tarian irama dengkuran masih jelas terdengar. Malam ini kucoba untuk tidak mati...malam ini kucoba untuk tidak mendengkur. Biarlah aku sejenak menggangu mata dan badan ini. Apa aku salah...??? Setiap hari kita mengalami kematian berulang kali dan selama itu juga kita dengan mudahnya berkata...'Saya besok pasti bangun...'. Kematian sungguh dekat namun kita terkadang sering tidak pernah memperdulikan keberadaannya.

'Orang yang cerdas adalah orang yang selalu ingat akan kematian...', well, butuh proses yang cukup lama untuk memahami lontaran kalimat sang Rasul kita. Bukankah cerdas itu adalah sekumpulan orang yang berada pada posisi 'Decision Maker'...??? Ahhh, mata hati kita selalu saja tertutup oleh gemerlap dunia, selalu saja terjadi ketidakserasian cara pandang. Dunia adalah surga bagi sebagian orang, sementara dunia adalah neraka bagi sebagian orang.

'Bukankah yang terbaik di antara kamu orang yang meninggalkan kepentingan dunianya hanya untuk kepentingan akhiratnya, dan meninggalkan kepentingan akhiratnya hanya untuk dunianya, Yang baik adalah meraih kedua-duanya. Maka sesungguhnya dunia itu adalah sarana(jalan) menuju akhirat. Dan janganlah kamu menjadi beban bagi manusia.'

Subhanallah...Islam memang mengajarkan keseimbangan cara pandang. Kerja itu ibadah...Ibadah itu kerja. Ya Allah, malam menjelang pagi ini aku tidak seimbang...mata dan badanku sudah seharusnya untuk rehat, namun belum juga...Mmmh,tapi biarlah untuk saat ini karena ada sesuatu yang harus aku selesaikan. Segalanya penuh dengan misteri. Entahlah...seperti apa akhir dari hidup kita. Namun segalanya telah Ada 'petunjuk jalan'-Nya. Belajar dari orang yang mumpuni terhadap kehidupan dunia dan Akhirat, membumi-bahasakan Al-Quran disetiap Relung kehidupan, selalu berharap Ridho-Nya. Mungkin itu bisa membuat akhir hidup kita menjadi lebih baik.

Dan...Adzan subuh pun berkumandang...menggetarkan atap-atap rumah para pendengkur...tak banyak yang mendengarnya...Namun tidak sedikit juga yang berjuang untuk meraih keberkahan dipagi ini. Yah pagi telah tercipta...Setelah sholat subuh...mata dan badan-ku terbenam sesaat...Ya Allah, maafkan aku telah tidak adil terhadap mata dan badan ini...Dengan langkah yang tidak ringan...aku kembali lagi bertarung di pagi ini...Menggenggam Matahari...!!!


pipin Andriyanto
Nb: teruntuk teman-temanku (ihyak, deni, gatik, rio, tyo,sigit, nana, Aji, icus, Mamay, Faisal, dadang, Topan, mas yhan, Vien, novie, Fitria, karlina...weleh-weleh dan yang lain-lain ya...) Moga selalu diberi kemudahan dalam hidup ini dan moga esok lebih baik lagi...Miss U guYs...

tuOhS tuO....

Biarlah aku dalam kesendirian yang berkepanjangan. Tarian jemariku semakin parau, seperti kejaran cahaya Fix You...ya sementara ini aku ditemani oleh Coldplay...Entahlah akan hari esok-ku, terkadang aku berteriak keras mengharapkan sesuatu yang lebih baik lagi, tapi yang aku dapatkan…??? Begitu sulit sekali untuk menjadi orang baik…. Biarlah aku sendiri dikeheningan kamar ini, aku dengarkan nyanyian sang seniman alam….Ya Allah kembali lagi aku selalu saja bertindak tidak sesuai. Seminggu seharusnya adalah aku menghabiskan satu buku...

Lihatlah sekarang usiaku yang menjelang tua, apakah aku bisa menjadi seperti yang orang-orang harapkan? rasanya sungguh sulit. Setiap orang pasti telah memiliki garis takdir yang harus dilalui...walaupun terkadang ucapanku penuh dengan kekosongan...Yah, masih ada waktu...mumpung masih ada waktu, walaupun cepat sekali berlalunya tanpa terasa...Sekali lagi entahlah...entahlah...Masa hidupku seperti jalanan yang ruwet bundet...makasih ya...maafkan aku sekali lagi ry...

aJNeS iraH...

Terkadang semakin hari adalah ketidakjelasan berpikir yang ada. Antara masa lalu, sekarang dan masa depan. Terjebak oleh dimensi yang mengajak kita entah berada pada posisi apa. Mencari bongkahan harapan rasanya sulit sekali. Ya ya ya…tetaplah engkau pada keadaan sekarang, namun jangan pernah untuk berhenti melangkah. Jangan pernah berhenti untuk melangkah. Mataku sudah lelah…bahkan teramat lelah menatap diri ini. Aku ingin tidur…aku ingin tiada orang yang menggangguku…..hff, sejenak dinding kamarku tertawa……hey…memang kau siapa….??? Raja, Bos, direktur, BisnisMan….

Tidak…tidak…aku bukan siapa-siapa kok…mungkin aku seperti lagunya…mmh, aku lupa…aku hanya anak singkong….jika saja lembaran-lembaran putih itu aku selalu penuhi dengan seabreg tumpahan tinta. Sayang sekali, jemariku sudah tidak lentik dan selincah dahulu. Pergiliran masa mungkin telah datang. Masa menentukan…aku tetap berdiri dipojok ruangan itu…sembari tersenyum melihat etalase-etalase kasar. Aku tetap ingin menjadi penulis….menulis apa saja…. Semoga aku berjodoh dengan hasratku ini…Paling tidak untuk saat sekarang ini..
Yah…itu saja yang bisa aku tuliskan...berharaplah setinggi-tingginya..bahwa memang aku akan melahirkan karya-karya yang sangat fenomenal….Pasti susah dan nggk semudah membalikkan telapak tangan...Perlu waktu untuk berani melangkah…..fokus dan disiplin…..semoga saja...Ya Rabb...Engkau masih memberiku kehidupan hingga saat ini...Tetap bimbing diriku ya Rabb...

Tuesday, October 23, 2007

Gue masih ada...

well....gue masih ada kok...
coba aja hubungi gue klu nggk percaya
gue masih ada kok
tapi nggk tau sampai kapan gue masih ada
masih terus nulis kok...
tapi nggk tau sampai kapan gue nulis
masih terus nulis kok
tapi nggk tau sampai kapan gue nulis
kemarin aja ada yang 'mati' dalam dunia penulisan
mmmh, gue masih ada kok...
tapi terkadang tidak selalu ada klu loe minta...
tapi gue masih ada kok...
walaupun sudah semakin tua...
pikiran dan pandangan sudah rapuh...
hey, gue masih ada kok
tapi nggk tau sampai kapan gue masih ada...

Friday, October 5, 2007

Surat Untuk JundiHasan....

Surat balasan untuk mas JundiHasan (http://punyahasan.blogspot.com/2007/10/untuk-pipin.html)


Kepada yang terhormat
Mas JundiHasan

Terkait tulisan yang engkau tujukan kepada jiwa ini…Mmhh, well saya nggk bisa membalas lebih dengan berbagai hiasan kata-kata indah yang sering engkau tulis. Tidak juga dengan sesuatu yang bisa membuat engkau bahagia. Hanya ungkapan yang sangat terlalu sederhana sekali…’Terimakasih, Mas JundiHasan…..!’. bagi saya ucapan sederhana ini bobotnya tidaklah sesederhana yang ditulis dan yang terbaca. Mungkin memang benar bahwa usia kita sebatas karya yang telah kita hasilkan. Tidak ada sesuatu yang kebetulan dalam dunia ini, segalanya memang telah diatur. Namun bagaimanapun juga ‘bola’ itu ada ditangan kita. Kapan mau kita hempaskan ya itu tergantung dari tekad juang diri kita.

Btw, betapa sulitnya ya Mas untuk menjadi orang yang sholeh diZaman sekarang…Tentunya bukanlah hal yang mudah untuk mendapatkan Mahkota atas kumpulan kebaikan-kebaikan kita. Terkadang kita selalu berada dalam kondisi yang impas…kebaikan bernilai 5 yang kemudian disusul oleh kejahatan yang bernilai 5, it means 5-5 = 0. kondisi kita seringkali berada pada posisi impas.

“Saat satu karya sudah kita lahirkan, maka hati perlu berazzam bahwa karya ini bukan karya akhir kita. Akan ada karya lain yang lebih baik yang akan menyusul untuk kita lahirkan.

Ada jiwa yang bisa terselamatkan karena tulisan kita

Ada semangat yang nyaris redup namun menemukan kembali ruh-nya sesaat setelah membaca tulisan kita

Ada ukhuwah yang terjalin kembali akibat membaca tulisan kita setelah sebelumnya terbentang jurang dalam.”

Penjabaranmu indah sekali Mas…Tertanam suatu keyakinan…terhadap apa yang engkau sampaikan Mas… saat kelak di pintu surga, ketika malaikat meletakkan mahkota di kepala Anda seraya berkata : ” Mahkota ini hadiah untuk semua kebaikan yang kau hadirkan lewat tulisanmu”,

Makasih banyak untuk pencerahan yang diberikan ke jiwa ini…engkau memang manusia yang aneh Mas…saya suka itu….Makasih ya sekali lagi teruntuk saudara seiman senasib sepenanggungan…Mas JundiHasan….

Nb:
Neh doa gue buat loe bro…
-moga dapet kerja yang di-inginkan
-moga cepet punya anak, it means cepet NiKaH (ngak bosen apa jadi panitia mulu...)
-moga karyanya juga segera dipublikasikan
-terakhir….Thanks Bro

salam
pipin Andriyanto

Menakar kembali...

Jantung-ku ternyata masih berdenyut seiring dengan hembusan nafas...dan roda sejarah masih akan terus bergulir. 'Wuah...ngantuknya kok sangat bersahabat banget ya dengan mata-ku, kerjaan bisa nggk beres-beres neh...', itulah jeritan jiwa yang sering terjadi. Blog-ku masih error nggk bisa mosting Foto or ngesetting tampilan posting, Cucian setumpuk udah siap menunggu dikamar-ku, kemarin buku Gajebo ku di tolak...trus lagi ada masalah yang membingungkan...Hff, tapi jantungku masih berdenyut...nafasku walaupun tersenggal-senggal aku masih bisa hidup. Aku masih bisa makan, masih bisa memberi sesuatu kepada orang lain. Aku masih punya seperangkat baju seadanya yang bisa aku pakai. Hidup diantara dimensi ruang dan waktu yang entah sampai kapan akan berakhir.

Well, teman…ibarat sebuah perlombaan di arena kehidupan, pastinya selalu saja ada evaluasi yang berkesinambungan. 'Sustainable competitive advantage' itu klu bahasa kerennya…tak lain dan tak bukan maksudnya adalah keunggulan kompetitif yang berkesinambungan. Point itulah sebenarnya yang diharapkan ketika kita sering melakukan serangkaian evaluasi dalam kehidupan ini. Di dunia HRD biasanya ada yang dinamakan dengan Assesment Centre…mmmh, apa ya…? Yang ku-tahu semacam sekumpulan alat untuk melihat kompetensi about skill dan knowledge seseorang. Klu aku bilang sih asesmen itu seperti kaca diri. Ternyata dengan asesmen kita menjadi tahu kita itu seperti apa. Asesmen dilakukan tidak hanya bagi peruntukkan individu namun sebuah Organisasi juga dapat dilakukan asesmen. So…kenapa harus asesmen….mmh, biasanya ya yang diharapkan ya poin itu tadi…'Sustainable competitive advantage'.

Teringat sebuah grup nasyid yang ceria nan kocak…. Kaca Diri nama tim nasyidnya…waktu itu beberapa teman-ku sempat gandrung terhadap warna nasyid yang dibawakan oleh temen-temen Kaca Diri ini…entah keberadaannya sekarang gimana….Masih eksis apa nggk…So, ada kata kunci disitu…’Kaca Diri’…klu dipikir-pikir lagi maka arahnya akan terlihat semacam evaluasi or muhasabah. Yah..gampangannya aja..kita klu ketemu kaca gimana sih…Pastinya dong…pengen keliatan keren dan rapih…Rambut rusak dikit aja langsung dibenerin…. Begitu juga dengan pakaiannya...Iye nggk…??? Kenapa kita lakukan itu….Ya biar tampil rapihlah, biar keren diliat orang lah, biar tambah menariklah…sekumpulan jawaban yang natural adanya…

Klu diperusahaan selalu saja melakukan asesmen baik secara individu maupun organisasinya dan hanya satu sebenarnya yang ingin didapatkan ya itu tadi…..keunggulan Kompetitif yang berkesinambungan (Sustainable competitive advantage). Wah..ternyata konsep Islam memang Integral banget ya…sebagai muslim kita mengenal dengan namanya muhasabah….Hampir sama klu aku bilang dengan asesmen….So, selama ini kenapa muhasabah selalu di anjurkan….ya itu tadi tak lain dan tak bukan untuk menggapai 'Sustainable competitive advantage…' Weleh-weleh…So, sekarang yang menjadi pertanyaan penting bagi kita ialah…, Sudah sejauh mana asesmen/kaca diri/evaluasi/musabah terhadap diri kita yang telah kita lakukan selama ini…??? Jangan tanya kepada rumput yang bergoyang ya….

Aku hanyalah manusia teramat sederhana…banyak salah banyak dosa…Astagfirullah…moga Allah masih memberikan-ku kesempatan agar bisa menjadi pribadi yang 'Sustainable competitive advantage'. RamaDhan sebentar lagi akan berlalu..Moga aku masih bisa mengais-ngais keberkahan yang masih tersisa di ramadhan ini…Ya Allah…..maafkan kelemahan hati pipin…

Tuesday, October 2, 2007

UnOut DaBreak

UNDER ConTruction...Out Of OrDer...Damage...BreakDown...Halah entahlah bahasa apa lagi...itulah yang tergambarkan pada blog-ku ini...Jadi-nya kan pembunuhan karakter neh klu gene...Yang Error Siapa...??? Gue-nya apa dari Pihak Blogger-nya...apa kedua-duanya nggk salah...Or Gue ma Template gue yang Error...Or..Template gue harus di UpDate...? Mau Posting Tulisan kok Windownya mirip-mirip Note-Pad...Kagak ada jenis Fontnya, Warnanya, nggk bisa Insert Foto...walah...Kata temen Gue sieh...sabar Aja pin...blogger mang sering Error...weleh baru tau Gue...Ya-Sud...Moga Cepet kembali normal ya bo...

Wednesday, September 26, 2007

Sepatu butut dan Plakat...

Sepatu butut dan Plakat...
Entah ini sudah yang keberapa kalinya aku kelewatan turun dari angkot...tadi malam mata rasanya berat banget. Apa karena efek aneka makanan acara buka puasa bersama di kantor...???. 'yah...gue kelewatan lagi, busyet mana lebih jauh dari yang kemarin-kemarin lagi...nasib...nasib...' keluh pikiran ini. Sudah kurang lebih 3 hari aku tidak pulang ke tempat rumah bude-ku. Masih numpang sana, numpang sini...hfff, sabar sabar ntar juga punya rumah sendiri. Dengan kondisi separuh nafasnya badan ini, aku mampir sebentar di Pak Gembul untuk memesan martabak telor...'nggk enak juga klu pulang kerumah bude nggk bawa apa-apa malam ini' pikir-ku. Weleh-weleh akhir bulan lagi, bukan hanya badan-ku yang separuh nafas...kantong Brankas-ku juga demikian. berbekal uang pinjaman mas Ihyak...ku-belilah martabak telor itu...lumayan masih ada sisa ongkos buat besok...

Well, teman apa yang aku dapat saat ini...? beberapa hari yang lalu memang agak seru juga, setidaknya ada beragam warna-lah yang terjadi. seingat-ku ada 2 kejadian yang menurut-ku berkesan. Ya itu...sesuai dengan judulnya tulisan ini...sepatu butut dan Plakat...Hfff, sayang dua kejadian tersebut belum bisa aku abadikan melalui tampilan Picture....Ok, bermulai dari yang pertama dulu ya...

1. Sepatu Butut
bermula dari acara buka puasa bareng temen-temen Statistik seangkatan, yang konon berjulukan angkatan singkong apa angkatan ubi ya...? ah, nggk tau lah...Sehabis pulang kerja, aku langsung menuju Blok M bertemu mas guanteng untuk kemudian berkumpul di Plaza Senayan, dan acara pun berlangsung sebagaimana mestinya. Ngobrol ngalur ngidul, kilatan sinar putih...jepret dengan senyuman sumringah. Hingga suatu saat seorang teman berceletuk...'Pin, sepatu lo jelek banget cie...kekantor make ini loe...yang bagus dikitlah sepatunya...'. Hey, aku nggk ambil pusing kok...ummm, tapi pa benernya ni sepatuku yang model casual or kets bermerek Dallas udeh usang...Ah, orang Gue enjoy kok makenya...Hari berlalu hingga keesokan harinya...di derah UKI aku sedang berjalan dengan cepetnya untuk menggapai Patas 6, walakadah....crowded banget dalemnya...sesak...eh, kok tumit-ku agak nyeri ya...serasa ada ratusan jarum yang menusuk...!!!, kucoba hilangkan dengan berelaksasi kecil-kecilan. Selidik punya selidik...weleh-weleh...ternyata sepatu-ku itu yang dibawah tumit tea udeh berbentuk kotak-kotak segi empat...kayaknya pengganjalnya udeh nggk ada...Hfff, pantesan sakit...wah, kuamati seksama demi seksama...bener juga tuh temen gue...sepatu-ku ini udeh butut...Warna coklat yang udeh agak kusam...bercak-bercak yang gelap menempel disisi-sisinya. Katanya yang ku dengar bahwa kepribadian seseorang itu dapat dilihat dari tampilan sepatunya...Emang bener ya...??? wah..kayaknya harus udeh ganti generasi neh sepatu...coz, klu orang masih ngeliat sepatu butut itu identik dengan kpribadian yang awur-awuran....hehehe, padahal emang iya sih...Gubraakk....!!!

2. Plakat...
kisah-ku masih berlanjut dengan sang sepatu butut ini. Ternyata kita itu sering kali merasa Under Estimate terhadap suatu tawaran or tantangan. Ya jelas lah...secara gue bukan siapa-siapa eh di suruh jadi Juri lomba Cerpen para mahasiswa D3 dikampus-ku. Berawal seseorang yang berhati lembut dan penyayang yang terkadang sering melihat blog-ku dan kemudian beliau inilah yang merekomendasikan diri-ku...Waduh, maju kena mundur kena sepertinya...tapi Gue-kan cukup menggemari S07...dengan pejantan Tangguhnya. Awalnya sieh diri-ku menolaknya dengan alasan cobalah cari temen-temen FLP bogor dulu...namun sepertinya Allah udeh menakdirkan si pipin tea....ya akhirnya majulah...the Show Must Go on...Mainkan nada terindah walaupun hanya satu senar...

Hff, cukup sulit juga menilai cerpen yang ada...namun, akhirnya ya berkat beberapa bantuan masukan dari beberapa teman perjuangan-ku akhirnya terpilihlah 3 Pemenang....The Tree Of Love, Singgasana Dewasa, dan Doa dari Emak Gue...itulah Ketiga Judul yang menjadi pemenangnya...Suasana menjadi sangat riuh ketika aku membagikan Doorprise buku pertama-ku tea...buku Gajebo (Gak Jelas Bo), tapi moga isinya bermanfaat...Pas ngasih tebakan udeh pada tau semua jawabannya....Jedder...!!! Bingung dah gue...dan yang lebih senengnya lagi....seumur-umur ini aku baru dapet plakat dengan nama Asli Pipin Andriyanto...nggk narsist sieh...tapi ya seneng aja...perdana dapet plakat seumur hidup-ku, hiyy...Moga ini menjadi langkah awal-ku untuk menjadi apa yang aku cita-kan...tapi nggk tau juga deng...

So, pada kesempatan kali ini...pipin mo ngucapin terimakasih kepada teman-ku...nggk usah disebutkan-lah...klu dia merasa ketika membaca tulisan ini...pasti itu yang aku maksud…hehe…

Terimakasih ku-ucapkan terhadap teman yang mengatakan sepatu-ku itu jelek Bin butut alias kuno...mungkin memang ada benarnya klu kepribadian seseorang tergambarkan melalui tampilan sepatunya...weleh-weleh

Terimakasih juga untuk teman yang berhati lembut dan penyayang karena telah merekomendasikan-ku untuk menjadi Juri Lomba Cerpen Islami. Banyak hal yang aku dapat...bahwa aku bukanlah siapa-siapa...dan masih harus banyak belajar…A+ deh buat para pemenang


Hormat saya
Pipin Andriyanto

Tuesday, September 11, 2007

Preface Ramadhan....

Hanya tinggal hitungan menit lagi kita akan bersama-sama menjalan ibadah puasa. Perguliran waktu amat cepat, tanpa terasa bulan penuh berkah itu berkunjung lagi di rumah kehidupan kita. Hhff, sebagian orang terlontar keluhan bahwa puasa menghambat aktifitas keseharian. Nggk bisa bebas makan, males bangun sahur, kinerja akan menurun...bla bla bla...ya ampyun segitunya....So, bagaimana dengan kesiapan kita.....??? Hidup ini Cuma berbatasan dengan dua pilihan kok....surga or neraka....hidup or mati, berhasil or gagal, maju or mundur....siap apa tidak....dan, untuk ramadhan kali ini...mmmh, intinya mah, jangan pernah menyia-nyiakan waktu walaupun hanya 1/10 detik. Ramadhan kali ini harus ada hasil yang bisa aku banggakan....

Bersyukur kita bertemu lagi dengan bulan penuh perjuangan ini...banyak warna yang tentunya terjadi. Ucapan selamat, makanan, suasana sahur, saat berbuka, ketika solat taraweh, nikmatnya bertilawah, berangkat kerja.....wah, Masya Allah, Subhanallah...Allah masih memberikan-ku kesempatan....Hhff, walaupun masih banyak harus aku benahi di sana sini...Semoga Allah memberikan kita gelar Takwa nantinya......Setiap Orang punya cara dalam menyambut Ramadhan kali ini...So:

Pipin mohon maaf lahir bathin banget-banget....

SelAmat MenJalAnKan IbadAh PuasA

Sambut Ramadhan yueh...moga kita mampu menjadi pribadi-pribadi yang bertaqwa...



Semua amal anak Adam dapat dicampuri kepentingan hawa nafsu, kecuali shaum. Maka sesungguhnya shaum itu semata-mata untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya (Hr. Bukhari Muslim).


Hormat saya
Pipin Andriyanto

AbOUt My LiFe......(1)

ABout My LiFe.....(1)
Aslam….well, sekian kalinya aku diberi kesempatan lagi menjadi apa yang aku senangi…lelah memang, cape memang, pusing memang…campur aduk deh seperti adonan brownies marmer. Tepatnya hari sabtu kemarin dikampus-ku tercinta, aku kembali lagi bersilatuhrahmi. Bertemu dengan beberapa label wajah yang mirip denganku dulu, yap…para mahasiswa. Sebelumnya aku berjibaku membuat modul dengan metode SKK (sistem kebut-kebutan…) or teknik SKS (sistem kebut sekali). Puyeng bintang tujuh deh, tapi setelah modul itu jadi…yueh, semangat ding. Ya ya ya, kembali lagi aku menjadi dosen luar biasa bagi temen-temen SEIP 41 dalam pelatihan ‘Sukses Penelitian dengan SPSS 13.0’. Awalnya seih klu aku tidak mengatas-namakan BeST, nominal yang aku dapet lumayan…(moga bung tyo nggk baca tulisan ini diblog-ku..hehehe)…hey, tapi hidup harus berbagi bo…so, ya karena aku berdiri dibawah naungan bendera BeST…ya aku share deh nanti pendapatan yang diperoleh dari pelatihan nanti.

Dosen luar biasa….??? Wah, kata-kata yang seru... jadi teringat kalimat ungkapan dari teman antah brantah...waktu itu aku bilang: ” Sebenarnya jadi dosen itu kayaknya enak juga ya Ry...ah, tapi IPK ku nggk sampe 3...gimana cara....?”, trus dia bilang,” Ah elo...pikirannya loe tu ya jangan sempit seih, ngajar itu kan nggk harus jadi dosen, nah, loe buat aja profesi sendiri dengan julukan Dosen luar biasa, kan masih ada kata-kata dosennya tuh. Loe buat kek pelatihan-pelatihan mahasiswa yang loe mampu ngadain....udah deh...loe udeh jadi dosen...Dosen luar biasa dengan tampilan sang trainer...hehehe.....”
”Ry...ry...terkadang loe bisa menampilkan sesuatu yang beda, yang memang sangat inspiratif juga, bukan sesuatu yang baru hanya cara menampilkannya saja yang berbeda...”. Katanya modal menjadi trainer modal ngomong doang, tapi...ah nggk juga. Susah tau...pernah waktu itu ditanya about yang macem-macem ketika aku ngisi pelatihan...yang nanya S3, weleh-weleh....bablas angin ne...pertarungan otak dan persilatan lidah pun terjadi. Dan akhirya kedudukan kita seri...hehehe, ngeles-ngeles banyak, namun paham konsep-lah...Hhhf, berani terima tantangan aja...eh, aku bukan orang yang selalu berani terhadap tantangan ya....lha wong ditantangin megang kecoa aja...nggk berani, ampun ampun deh....hahahaha.....
Syukur deh, pelatihan hari sabtu tea tidak ada hambatan yang berarti. Acaranya enjoy...aku kira pesertanya banyak, namun sekitar 20 orangan yang hadir. Tau nggk, aku berharap banget dapet plakat dari panitia....kan lumayan tuh buat tambahan pajangan disekret BeST....walah adakadabra..., ternyata pas akhir acara...aku hanya dikasih bungkusan kue beserta salam tempelnya...yah, geli hati aja....

Aku masih ingat kata pengantar yang aku tulis di modul itu: ” Segala sesuatu itu selalu saja ada awalan, selalu saja ada langkah awal untuk menggapai sebuah kesuksesan. Selama kita memiliki keberanian, fokus dan tahan banting maka selama itu pula peluang-peluang untuk menjadi pribadi unggul terbuka lebar. Yap, kita memang harus kerja keras, kerja mawas, kerja cerdas, dan kerja ikhlas. Keadaan saya baik dan semoga teman-teman SEIP 41 juga dalam kondisi yang baik pula”, yap....aku, kita dan semua memang harus berani, fokus, dan tahan banting....

Nah, inilah wajah-wajah yang menghiasi pelatihan kala itu. Ada kang deni (yang make jaket biru dengan mengacungkan kedua jarinya), beliau jago banget masalah design-mendesign. Trus ada mas Rio (yang make baju warna ijo), klu ini jago terjago masalah IT...trus ada Kus dan wawan, klu mereka berdua ini sebagai technical support...dan terakhir ya itu....yang katanya mau jadi Dosen luar biasa....si pipin tea...wakakak....pede aja dah gue...!!!

Friday, August 31, 2007

Jalan TeruS...

Jalan TeruS...
Hidup memang tak semudah waktu kita muda dulu
panas dingin tak bisa diterka
strategi hidup bertahan dari seleksi sang alam....

Hidup memang tak seindah waktu kita muda dulu....
umur terindah pastikan berlalu
strategi hidup bertahan dari seleksi sang alam....

Panas dingin tak bisa diterka
panas dingin tak bisa diterka

tapi apapun yang terjadi
akan-ku jalani..
akan-ku hadapi...
dengan segenap hati....

Walau-ku terluka
memang-ku terluka
tak pernah-ku lari dari semua ini.....

Belum waktunya kita berhenti...
jangan cepat puas kawan...
bekerja dan terus bekerja...
hingga saat kita tak berguna lagi
(S07)


Pin...gimana hidup loe....baik-baik aja-kan???, sebenarnya kalimat sapa yang biasa-biasa aja, tapi kok aku ngerasa agak aneh ya...?tertuju pada sebuah kata yang terdiri dari 5 huruf...Hidup!. bilamanakah sesuatu itu dikatakan hidup...??? bergerak-kah...? bisa berbicara-kah...? bisa merespon-kah...? bisa menghasilkan sesuatu-kah...?, mmmh, klu dalam tataran kategori praktis ya kesemua yang tadi disebutkan itu adalah merupakan bagian universum yang dikatakan hidup. hey, pikiran-ku menerawang...hhff, aku bergerak, aku berbicara, aku merespon, aku menghasilkan sesuatu...tapi apakah aku hidup....??? Bilamanakah sesuatu itu dikatakan hidup...???

Aku masih bertahan dengan kumpulan air berenergi beserta jeritan para nyamuk yang sedang mencari makan. udara malam tak hentinya menerobos ventilasi jendela secara perlahan. kata orang melihat sinar bulan dan gemerlap bintang di malam hari adalah hal yang sangat menyenangkan. umm, klu aku sih lebih enak nongkrong di depan buku elektronik-ku dengan permainan copter-nya. Agak cupu tapi yah cukup enjoy-lah, klu bosen ya ganti lagi...hehe. btw, kamar ini kamar yang lumayan pas juga untuk membuat narasi kehidupan.

Apapun yang terjadi, aku coba untuk menikmati dan bersyukur. Bekerja berangkat pagi pulang ketika mataharinya pulang juga. Bertemu malam dengan kondisi yang udah separuh nafas. Sempat beberapa kali kebablasan turun dari angkot karena mata ini tanpa ku-ijin tertutup. wuaahh...keliwatan lagiii...jerit hati-ku. Tok...tok...tok...kiri bang kiri bang..."hidup ya harus seperti itu pin...", kata sahabatku...ya ya ya...hidup itu penuh warna, terkadang sehat, bulan depan terkapar dikasur empuk hospital. Awal bulan senyumnya masih sumringah eh akhir bulan manyun-manyun. Nyari duit susah eh habisnya gampang banget. Sebentar senyum, sebentar nangis...weleh-weleh...

"Aku sudah ikhlas kak...tapi aku bingung..., aku masih mencintainya kak...aku tidak akan lupa dan nggk akan pernah bisa lupa...aku bingung kak...!!!", waduh ini masalah cinta, wilayah yang kompilasi eh kompleks banget. First love never die, emang bukan omongan kosong belaka. Sulit sekali untuk melewati hal yang sangat special pake telor dalam kehidupan kita. Apa lagi klu masalahnya about love...Tapi selalu saja terlihat pelangi usai hujan...

"Gile...gue nggk siap seminar besok...Gue mau balik kerumah aja sekarang...puyeng banget neh pala...", kok bisa...? besok seminar masa' mau dibatalin tiba-tiba....!!!? padahal udeh ada dosen dll. Persiapan udeh seminggu yang lalu loh...ya ampyun...

"Give Up gue, ngelamar kesana kemari, kagak diterima-terima juga. bosen juga. kok hidup gue seperti ini ya...? satu-satunya harapan ya yang loe kirim kemarin pin, moga gue dapet job dari situ...", iya bro...jangan pernah berhenti. Tetep DUIT (Doa Usaha Ikhtiar Tawakkal)...

"Oh....tidak...!!! dia selingkuh pin, padahalkan kita udeh komitmen...sakit banget rasanya...!!!" Ups, klu ini aku no comment aja...malah mau bertanya gimana caranya komitmen ketika kita mencintai seseorang....???
and many others-lah...

Paling tidak itulah warna yang pernah aku temui disela-sela waktu kerja-ku. Kata sahabat baik-ku, mas apit mengatakan Hidup ini harus berbagi agar dicintai makhluk langit dan warga bumi. Yah, aku terkadang mendapat bagian dari masalah-masalah kehidupan teman2ku...
Subhanallah, betapa beratnya ketika kita berhadapan dengan masalah yang tak kunjung habis. belum selesai satu, yang lain udah mengantri. Tapi, klu dipikir-pikir kita harus beruntung terhadap masalah karena terkadang masalah mengejarkan kita hikmah, suatu pembelajaran menuju kedewasaan.

Hiks-hiks...aku lagi ada masalah..., ya ya ya...namanya juga hidup pin. Sering aku mendengar lirik-lirik lagu S07 di atas. Pastinya kita akan sangat terluka dan emang terasa terluka terhadap masalah yang menimpa kita. Namun kita jangan pernah lari. apapun yang terjadi ya kita harus hadapi dengan segenap hati...
kita butuh strategi bertahan hidup dari seleksi sang alam...well, panas dingin memang tak dapat diterka. kita semua memang bermasalah dalam hidup. Wuahhh....i love u Guys...belum waktunya kita berhenti. Bekerja dan terus bekerja sehingga lahirlah sebuah karya sampai kita sudah tidak berguna lagi. Jangan terlalu larut terhadap masa lalu. Toh kita hidup bukan untuk masa lalu dan kita tidak pernah hidup untuk masa lalu. Masa lalu hanyalah kuadran evaluasi hidup kita. So, mulailah dengan lafadz Basmallah dan hadapi hari ini dan kehidupan masa mendatang...banyak masalah namun hidup harus jalan terus, iya nggk...???

Hhff, kusandarkan pundakku ke belakang, malam sudah semakin pekat. Semoga semua teman2-ku, adek2 kelas, all my family, sanak saudara-ku yang aku sayangi bisa menghadapi semua masalah dengan sikap yang bijak dan arif. Hey, bagaimana dengan pertanyaan bilamanakah sesuatu itu dikatakan hidup...??? ummm, akhirnya aku berkesimpulan sesuatu itu hidup jika mempunyai Visi. Yah...sesuatu itu hidup jika mempunyai visi yang harus diwujudkan...huuh!!! Sukur deh...berarti aku ini termasuk orang yang hidup:-)...setidaknya aku mempunyai visi dalam hidup ini.

"Pin..gimana hidup loe....baik-baik aja-kan???", emmm, eh, eh, amm...eee... aku kok belum bisa jawab ya...??? wakakak...


Apa yang menimpa seorang muslim berupa kelelahan, kesulitan, kegelisahan, kesedihan, dan gangguan, hingga duri yang menusuk tubuhnya.
Niscaya dengan itu Allah menghapus dosa-dosanya
(Muttafaq'alaih)


Sabar aja ya, kita masih punya Sang Raja Manusia kok yang siap membantu permasalahan kita.
Allah itu mengikuti prasangka hambanya...

pipin

Wednesday, August 1, 2007

MEniKmati...

Menikmati...
Mata-ku masih terasa perih, entah sudah berapa banyak butiran halus timbal dan karbonmonoksida bertamu di indera penglihatan-ku ini. Hey...tapi setidaknya aku bisa memandang untuk menikmati perjalanan malam ini. Beragam wajah terlihat samar-samar, mungkin terhalang dengan suasana letih yang bersanding taburan sinar orange penerang jalan. Kumpulan nafasnya terkadang terdengar lirih yang sesekali diselingi dengan deraian tawa. Sekarang ritme irama kehidupan-ku agak sedikit mengalami perbedaan. Mencoba keluar dari zona kenyamanan...mmh, yang tadinya nge-kost dengan suasana yang sangat nyaman. Mandi pagi nggk usah terlalu pagi dan sangat santai berangkat menuju kantor 5 menit sebelum waktu masuk kantor pada pukul 9 teng. Intinya mah tidak banyak tenaga yang terbuang.
Namun sekarang...harus bangun dan mandi benar-benar harus pagi. Bangun subuh dengan kondisi yang masih ’zero’ yang kemudian mandi pukul ½ 6. Berangkat bersama-sama sekumpulan orang yang tidak dikenal dan harus berpindah tempat duduk sebanyak empat kali. Bertemu dengan ketidak-ramahan jalanan yaitu kemacetan...berpindah kesatu kendaraan ke kendaraan yang lain...layaknya kutu loncat. Ya ampyun rombongan ’para semut’ yang mengendarai sepeda motor sangat sesak memenuhi ruang ruas jalan ini. Nada-nada fals sahutan klakson yang terkadang memekakan telinga-ku....Angin sejuk bertebaran disekeliling ruang sembari diikuti semerbak aroma harum parfum sang penumpang...Hfff...jakarta-jakarta. Mungkin ada benarnya juga dengan salah satu jargon sang calon gubernur DKI...Ayo Benahi Jakarta.
Ya ya ya...setidaknya itulah realitas pagi hari yang terlihat. Membosankah...? ah tidak juga...toh aku berangkat pagi...aku berusaha menikmati perjalanan sesak ini. Sesuatu yang kita nikmati itu biasanya berlangsung dengan cepat, lain halnya dengan sesuatu yang sangat membosankan...tentunya satu jam itu bagaikan 60 menit...(lho sama aja kale...???)
Teman...memang benar adanya bahwa hidup sangat sangat terlalu indah untuk dilewatkan begitu saja...Tiada sia-sia yang Allah ciptakan, selalu saja terdapat pelajaran/ibroh yang selalu dapat kita ambil dari kejadian sekitar kita...well, aku sangat menikmati malam-malam yang sesak ini dengan berbagai pancaran tenaga ’survive’para pejuang. Dengan pandangan letih dan buram, aku selalu dapat melihat goresan wajah yang kusam itu.
Yah....aku rasa nasib-ku masih sedikit beruntung dibandingkan dengan para pejuang malam ini. ’Yah...mas, hidup sekarang susah mas...persaingan dimana-mana, pekerjaan sulit didapat....klu nggk ngamen kayak gini gimana saya bisa hidup mas...? hehe...mas tapi aku ngamen bukan sembarang ngamen...mas liat saja peralatan-ku ini...hanya terdiri dari alat pukul rebanaan dan botol bekas larutan penyegar yang aku isi beras kering...dan dengerin aja suara unik yang dapat aku hasil-kan...dung tak dung dung cek cek dung....heheh keren-kan, ditambah lagi dengan lirik-lirik ku yang menyampaikan pesan-pesan religius...setidaknya mereka inget akan tuhan dan jati dirinya...yah, lumayan mas sehari bisa dapet kurang lebih 100 ribu...kerja dari pagi mpe malem mas...hahaha...aku menikmatinya mas....’
Hey....ternyata para pejuang malam menikmati malam juga ya....? or mereka berusaha menikmatinya karena tidak ada pilihan lagi...??? wah...sehari 100 ribu...??? keren juga itu pengamen. Mmh, memang beberapa pertemanan-ku dengan malam akhir-akhir ini selalu bertemu para pejuang malam itu. Yah mereka menikmati apa yang dilakukan sekarang. Dengan sangat lihai memainkan pita suaranya....menghidupkan suasana yang letih dengan beberapa hentakan jemari dan kaki. Iringan suara khas berwarna regge or keroncong or dangdut or gaya ala newPop indonesia…. Weleh-weleh tidak hanya sebatas musik. Ada juga yang menampilkan drama yang terkadang menggelitik perut untuk kemudian menumpahkan tawa...hahahaha...itu orang kenapa nggk ikutan kampus Extravaganza aja...? pokoknya lucu deh...lalu ada juga yang menampilkan atraksi sulap....wah, bagian ini yang mengundang decak apresiasi-ku...aku enjoy banget melihat permainan sulap di atas bis ini...dengan senyum sumringah beserta dialog ringan yang dilontarkan...layaknya pesulap dunia yang sudah terkenal aja...aku tertipu dengan gerakan tangannya yang sangat lincah. Sederhana namun ternikmati....
Banyak pelajaran yang aku bisa ambil dari para pejuang malam ini.
’Berusaha untuk tampil sebaik mungkin, dengan gaya unik dan permainan yang manis disertai sentuhan masa kini. Bertahan diperbatasan kreatifitas yang dimiliki. Dan waktunya untuk menghibur penumpang...so, menikmati apa yang harus dilakukan, sebisa mungkin menjadi singa panggung....terakhir, buat penumpang untuk tidak ragu mengeluarkan uang yang sesuai dengan apa yang telah dipersembahkan...lebih dari 100ribu dalam sehari bukanlah hal yang mustahil....’
Mereka saja menikmati apa yang mereka lakukan sekarang....hhhf, masa aku tidak menikmati apa yang sedang aku lakukan sekarang ini...? menjadi pekerja disebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang media cetak, menjadi petugas entry data pada sebuah departemen pemerintahan, menjadi staf peneliti di kampus, menjadi kerja freelance di sebuah agency...yah, nikmatin aja kale. Tapi ya harus di-inget, hidup harus berubah dan berkembang bung...! perluas kenikmatan yang kita peroleh dengan memberikan kesempatan bagi orang lain untuk merasakannya...
So, klu temen2 pada kufur nikmat....ya sesekali berdialog hati dengan para pejuang malam tadi. Para pengamen bis....lihatlah urat-urat leher yang terbentuk....betapa ia sangat menikmati apa yang ia nyanyikan. Para seniman opera sesaat...berbicara lantang dengan berbagai logat bicara....tema dan pesan yang disampaikan bagus...betapa ia menikmati peran yang sedang dimainkan....Para pesulap jalanan...jangan ditanya deh gaya permainannya...menghibur banget...ya ya ya...ia menikmati berlagak sebagai pesulap yang terkenal diseantero jagat DKI ini.....
Mereka menikmati...dan akupun menikmati...dan inspirasi pun mengalir...dan lahirlah-lah karya sedikit demi sedikit....dan kitapun semuanya menikmati karya tersebut...


Pipin Andriyanto
bagian kisah dari pejuang malam..:-)

Thursday, July 12, 2007

Ruang...

RuAnG...
Tersentak sesaat...yang kemudian bekerja kembali. Rasa kantuk memang sudah menjadi sahabat yang sangat dekat, biasanya dia datang setelah jam makan siang-ku. susah sekali untuk tidak mengajaknya untuk sekedar berbincang-bincang, say hello, tertawa lepas, cupika cupiki...something like that-lah. Makanya aku sengaja mengalihkan ke suasana nge-beatnya Van hallen, Bon jovi, Mr.Big, Avril or lagunya ketika sang tokoh spider-Man sedang patah hati....or banyak deh. Konon katanya jika sedang bekerja sembari mendengarkan lagu rock mampu meningkatkan kinerja dalam bekerja...emang iya...??? berjalan-jalan di lantai ini, mencuci muka, membasahi perutku (minum kopi)...berharap aku tidak terlalu banyak berbincang-bincang dengan sang kantuk ini, yah namanya juga usaha...
Tapi seingat-ku aku pernah bercengkrama cukup lama dengan sang kantuk ini...kita ngobrol ngalor-ngidul hingga dia mengajak-ku masuk ke ruang impian...yah ruang itu tertuliskan ruang impian...well, aku nggk bisa melukiskan relief arsitektur ruang impian itu melalui kata-kata...yang jelas aku merasa comfortable banget. Melalang buana melihat ruang impian orang-orang yang aku kenal selama ini. Setidaknya mereka telah menghasilkan sebuah karya. Sebuah harga mati dari segala proses perjuangannya selama ini yaitu: Karya...Entah sebuah buku, lembaga sosial, lembaga pendidikan, pengembangan software, ukiran indah, goresan kanvas, penemuan-penemuan terbaru yang membantu hajat hidup orang banyak...yah many others-lah. Dan karyanya itu telah mumpuni untuk menghidupi kehidupan sekitarnya...
Tau nggk yang enak ketika berada di ruang impian....??? ya...! kita menjadi seorang pengkhayal sejati dengan beragam imajinasi. Menjadi Bos sebuah lembaga training dunia kerja...Menjadi Top Manager sebuah sekolah alam...Menjadi owner kuliner terunik yang terkenal...wah, pokoknya mah apa yang ingin kita wujudkan pasti ya terwujud...hiiiyyy...tapi klu khayal mulu mah kagak boleh kali. Karena kita bukan kaum pengkhayal...udeh jelas kok Islam mengajarkan kita ’ .”...Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri...”. tapi menurut-ku sih kita emang kudu harus punya itu ruang impian dalam kehidupan kita. Jadi inget sang inspirator...’ Gimana mau sukses, lha wong bermimpi untuk menjadi sukses aja nggk berani...’ sejenak aja deh kita berkhayal, nggk ada salahnya kok...memikirkan yang enak-enak di ruang impian kita...Hff, hidup udah susah, so, mengkhayalnya jangan yang susah-susah ya...
Fokus dan spesifik...!!! itu yang disarankan ketika kita sedang mengkhayal di ruang impian kita. Yah, klu aku sih bilangnya mengkhayal yang cerdas. Klu mengkhayal ya harus cerdas...ya fokus dan spesifik...!!!. Jika telah dalam kondisi seperti itu (fokus dan spesifik), katanya sieh segala gerakan, nafas, pikiran, sikap, cara pandang, segala gerak-gerik dalam tubuh kita ini menuju kepada apa yang kita fokuskan dan spesifikkan tadi baik sadar maupun tidak....Iyakah...???ih, Meneketehe..wakakak...tapi, yang jelas ketika kita udah Fokus dan Spesifik mengkhayal dalam ruang impian kita...langkah selanjutnya yang harus kita lakukan adalah merawat dan menumbuh-kembangkan apa yang kita fokus dan spesikkan tadi. Entahlah, ruang impian ini adanya di pikiran atau di hati...
Keberhasilan itu adalah keadaan pikiran. So, mulailah melihat diri kita sebagai suatu keberhasilan. Apapun itu, termasuk sebuah kegagalan (walaupun pahit rasanya…hwuaaa) yee….itukan juga suatu keberhasilan…berhasil gagal…Hwuaaa…Eh, sekarang udah sampe mana progres dari keadaan ruang impian kita...??? hayo pipin udah sampe mana....??? ’Masih dalam tahap melahirkan realitas mas…??? Hehehe...’ yah, semoga dengan adanya ruang impian, kita bisa membuka gembok-gembok potensi (Uncloking Potencial Power), seperti yang disebutkan Mas Amri..Hey....Jangan lama-lama berada dalam ruang Impian...Ayo, bangun dan realisasikan...lahirkan realitas itu....!!!
Gumpryaanggg...pryang...pryangg...!!!
Wadaouw...dasyat apa gerangan yang telah terjadi...weleh-weleh udeh jam berapa ini...??? bujug buneng kleneng-kleneng...lama juga neh ngobrol ma sang kantuk...Wuaaah...kok nggk ada yang bangunin ya’...???

Salam Hangat banget neh...
Pipin Andriyanto

Tuesday, July 3, 2007

Be pAtiEnT-lah....

Be Patient-lah...
Rasa manisnya membuat tenggorokan-ku berkecamuk, memang rasanya segar…namun hanya sesaat…sesekali aku pun terbatuk-batuk. Hfff, perih juga klu batuk-batuk terus. Lantunan irama dinding berbisik...ternyata bukan hanya tenggorokan-ku saja yang terbatuk-batuk....mmmh, isi kantong-ku pun juga terbatuk-batuk dalam arena perjuangan hidup ini. Kiasan yang terkadang menggelikan...’ batuk atau tidak itu-kan tergantung dari keadaan antibody seseorang....nah, klu batuk terbatuknya isi kantong...itu cie tergantung dari pergerakan rotasi otak yang memercikan api kolektif dari Pengetahuan (Knowledge), Keterampilan (Skill), dan Keinginan (Desire)...hehe, konon katanya isi kantong kita nggk akan terbatuk-batuk lagi...it means ya keadaan financial ente fine-fine aja...’.....celetuk sang sahabat antah brantah....weleh-weleh...
Rotasi otak yang memercikkan api....???, perbandingan yang mirip dengan proses pembuatan santan, diaduk dan terus diaduk secara perlahan agar hasil santannya bagus. Timbulnya percikan api karena ada pergerakan...begitu juga dengan perolehan hasil santan yang bagus, didapat dengan adanya pergerakan. Yah...karena diam itu mematikan dan tidak menghasilkan apa-apa. ’Gerakkan tanganmu pasti kau dapat makan....!’. selalu saja ada kesempatan untuk memperbaiki kondisi keadaan hidup menjadi lebih baik. Namun semua itu memang sangat membutuhkan kesabaran. Kalimat mentok yang sering terucap jika realitas tidak sesuai dengan yang diharapkan.
’Mbo ya sabar to mas....namanya orang kerja ya mesti manut to…’
‘Sabar bos, mungkin belum rejeki kita…’

‘sabar ya bu...Allah sayang dengan kita....’

Mmh, rasanya tidak ada suatu yang paling berharga ketika kita terbentur dengan beragam masalah selain dengan sikap sabar ini. Dihina orang, diremehkan orang, dizholimi...ya ya ya...segalanya mentok dengan sang sabar ini. Sejenak mengutip perkataannya mas Andri,’ Sabar dalam bahasa Arab diartikan tetap berusaha, tetap berjuang dan tetap berharap. Sabar adalah kombinasi yang harmonis antara rasa syukur, optimisme dan gigih (persistensi). Rasa syukur dapat mengkonversi kondisi terburuk menjadi mempunyai hikmah dan kebaikan. Optimisme adalah kemampuan kita menciptakan harapan. Dan persistensi adalah kesadaran diri untuk tetap bergerak, berusaha dan berjuang. Itulah makna sesungguhnya dari kata “sabar”.
Yah, lagi-lagi, aku menyebutnya sebagai sabar yang asertif. So, klu sabar ya sabar yang asertif, sabar yang merupakan kombinasi dari rasa syukur, optimis, dan gigih. Mmh, sabar ini bersifat dalam menyingkapi perjuangan hidup. Bukan bermakna pasif, malas, dan tidak bergerak. Makanya sebagian orang itu lebih memandang proses dibandingkan hasil yang diperoleh, walaupun terkadang hasil itu sangat penting juga...Jika dalam sebuah perjalanan proses kehidupan ini kita bersikap sabar yang asertif maka hasilnya ya seperti Pedang emas 24 karat. Sejalan dengan kisah yang dicertakan mas Andri ’ Yang utama itu adalah watak, karakter, yaitu menjadi orang yang tekun bekerja, gigih berjuang, sabar menanti saatnya. Di atas watak yang demikian ini bisa dibangun kompetensi, keahlian, keterampilan sebagai pendekar peremuk tulang. Keduanya, baik watak maupun kompetensi yang menyertainya, berjalan selaras. Ketekunan bekerja dan kesabaran berproses menjadi jalan menuju lahirnya kompetensi sebagai pendekar peremuk tulang’...Pembentukan watak dan karakter....mungkin itu, eh siapakah gerangan pendekar peremuk tulang.....???
Ok, so, bagaimana dengan masalah batuk terbatuk tadi....??? yah elah...klu sakit ya sabar mas....tapi ya sabar yang asertif....minum obat kek, istirahat yang cukup, jangan minum es lagi...keuangan tidak mencukupi...??? ayo gimana...??? gerakkan tanganmu mas, niscaya kamu bisa makan.....!!! klu nggk punya uang ya carilah itu uang itu...buat kehidupan di masa mendatang. Klu dihina or diremehkan....??? mmh, seseorang yang telah mengenal siapa dirinya maka ia tidak akan menjadi makhluk yang terhina dan diremehkan. Yah, tampilkan apa adanya dengan nuansa yang agak sedikit berbeda.....
Ok ok....jadikan sabar dan sholat sebagai penolong hidup kita.....
Semoga batuknya cepet sembuh ya pin...dan moga sukses....

sabar...sabar....Ya Allah ampuni segala dosa Hamba...


Saturday, June 23, 2007

SeCangkir KoPi....

SeCangkir KOpi...
Terkadang rutinitas telah memakan seluruh waktu dalam perjalanan singkat ini. Semuanya berujung pada satu titik...yaitu kebutuhan hidup. Satu titik yang jika dipikirkan memang sangat vital. Anak-anak jalanan membelah jalan dari pagi hingga petang berharap agar besok masih bisa menatap matahari. Para pengamen berjualan suara untuk sebuah ke-eksistensian diri...Pedagang-pedagang sayur telah menghidupkan suasana dikala kita sedang asyik terbenam di atas kasur empuk. Fiuh...Roda waktu terus berjalan hingga berhenti dipersimpangan sesuai dengan ketentuan-Nya. Dan kita..., kita hanyalah sebagian peristiwa yang telah terlahirkan oleh perjalanan singkat. Tentunya sekarang masih dengan cita-cita yang ingin dapat direalisasikan. Tapi entah proses apa yang berlangsung dalam merealisasikan cita-cita tersebut. Semakin kenalkah dengan diri ini atau tidak sama sekali....
’Waktu itu adalah Uang bung....Waktu itu adalah ilmu Bung.....’ ya ya ya..nggk ada yang salah kok....tentang apa yang engkau ungkapkan tentang waktu. Namun, sebagian berkomentar....’Waktu itu adalah Kehidupan.’ ’Tidak ada satu haripun yang dikeluarkan oleh Allah ke dunia, kecuali berkata, `Wahai anak Adam, manfaatkanlah aku. Karena mungkin saja tidak ada hari lagi buatmu setelahku`. Dan tidaklah ada malam, kecuali berseru,`Wahai anak Adam, manfaatkanlah aku. Karena mungkin saja tidak ada malam lagi bagimu setelah aku`.
Demi waktu Duha… Demi Matahari dan sinarnya di pagi hari… Demi siang apabila terang benderang…
Waktu adalah ukuran terpanjang karena ia ukuran keabadian dan yang terpendek karena tiada seorangpun yang mempunyai waktu yang cukup untuk menyelesaikan tugas kehidupannya. Waktu adalah titik sentral kehidupan, yang merupakan bagian saat, momen, kejadian, atau batas awal dan akhir dari suatu peristiwa. Hidup tidak mungkin tanpa dimensi waktu. Jadi ingat hadits nabi yang mengatakan bahwa tidak akan bergeser kaki hamba seseorang sebelum ditanyakan 4 hal, yaitu: Umur, ilmu, harta, masa mudanya. Umur dan masa muda sangat erat sekali korelasinya dengan pemanfaatan waktu.
Hhhf....sekarang posisi kita dimanakah....??? relief bumi semakin tua, Dunia hanyalah sebutir pasir dipadang pasir yang sangat luas. Hhhf, hidup adalah sesingkat kita menikmati dan menghabiskan secangkir kopi hangat. Bergerak di antara bayang-bayang masa lalu, saat ini, dan masa depan. Sang Raja Manusia telah mengatakan dan mengingatkan kepada kita bahwa kita itu sesungguhnya berada dalam kerugian. Entahlah, bahasa yang sangat sulit sekali diterima oleh kaum sekuler...’Apanya yang Rugi...Lha wong saya bekerja dan mendapat uang yang banyak kok...saya dan keluarga saya makmur kok...’. yah...whatever U say-lah...
Sang Rasul pun bersabda: Tidaklah terbit matahari, kecuali diutus dua malaikat pada kedua sisinya. Keduanya memperdengarkan kepada penduduk bumi, kecuali tsaqalain (manusia dan jin), "Wahai sekalian manusia, marilah menuju kepada Rabb kalian. Sesungguhnya sedikit dan cukup lebih baik daripada banyak namun melalaikan." Dan tidaklah matahari itu terbenam, kecuali diutus dua malaikat pada kedua sisinya. Mereka berkata,"Ya Allah percepatlah untuk orang yang berinfaq gantinya, dan percepatlah untuk orang yang bakhil kehancurannya.
‘Sesungguhnya malam dan siang hanya merupakan tahapan-tahapan. Manusia menempuhnya tahapan-tahapan tersebut. Sehingga akan berakhir disuatu waktu. Jika engkau mampu untuk berbekal di setiap perjalanan tahapan tersebut, maka kerjakanlah. Sesungguhnya terputusnya tahapan tersebut adalah suatu yang amat dekat. Dan urusan itu bisa lebih cepat. Maka berbekalah untuk setiap tahapan perjalananmu...’ Begitulah petuah orang-orang Sholeh...Rutinitas terkadang memang membuat kita lalai akan semua perkataan orang-orang sholeh ini... Manfaatkanlah lima perkara sebelum datang lima perkara. Masa mudamu sebelum masa tuamu, sehatmu sebelum tiba masa sakitmu, kayamu sebelum tiba masa fakirmu, masa luangmu sebelum masa sibukmu, dan hidupmu sebelum masa matimu
Entahlah, sudah berapa banyak bekal yang aku persiapkan untuk melangkah kekehidupan yang lain....??? tapi yang jelas, hari-hari yang kita lalui ada kesempatan, maka manfaatkanlah sebaik-baiknya....masih ada peluang untuk melakukan kebaikan, apapun itu. so, lakukanlah apa yang bisa dilakukan sekarang...jangan tunda lagi... Yah...yah...hidup hanya sesingkat kita menikmati dan menghabiskan secangkir kopi hangat...siapkan bekal untuk menuju ketahapan berikutnya....


catatan pengingat untuk manusia yang fakir ini

Thursday, May 31, 2007

Meranah-Minang

Meranah-minang.../:)
Aku masih hidup ternyata...aku tahu dari otak-ku yang masih terus saja sakit-sakitan....'iya ya...umur orang sapa yang tau....' celoteh teman-ku yang sekarang mengajar di sekolah alam. Mmmh...orang eksak yang sangat berkembang otak kanannya dibandingkan otak kiri. Wuaahh...aroma kantuk masih tercium jelas dibadan ini...entah udah berapa kali mulut-ku membuka dan menutup layaknya pintu lift.. Akhir-akhir ini....atau rasa-rasanya sulit sekali membuka keran ide...mengeluarkan alam imajinasi untuk kemudian dihempaskan ke khalayak. Ck...ck...ck...Atau juga 2 hal yang cukup penting sedang menghilang dalam pandangan hati-ku...’Imajinasi dan Kreativitas...’ lagi-lagi itu....Menyaksikan, mendengar, mengalami, merasakan...kesemuanya itu diserap untuk kemudian dicerna dengan segenap kreativitas yang lalu bersanding dengan alam imajinasi...ya ya ya...tak lama kemudian lahirlah sebuah dunia yang kaya dan hidup....hasil persilangan dari species Kreativitas dan Imajinasi.....Aduh...Mama kemana ya...???mhhh...gimana mau kaya dan hidup...lha wong....kreativitas dan imajinasinya aja tau kemana perginya...
Minggu ini modul-ku harus selesai...klu nggk ya deep Impact dah gue...!!! wonderfull tonight aja susah untuk kutemui…bintang-bintang itu memercikan warna yang aneh…aku nggk ngerti apa yang disampaikan tadi malem…tapi yang jelas nggk jauh-jauh dari pekerjaan, umur, rejeki, jodoh, keluarga….yah elah…emangnya ahli nujum yang suka ngeramal…Ogeb tengab ic ayacrep kayak nautig…Harus Revolusi apa….??? Sebuah perubahan yang berlangsung cepat dan mendasar…udeh ah…terdengar serem banget ci klu harus revolusi…!!!
Mmmhhh....tapi biarin ya aku menjiplak bola semangat....yah..agar si-pipin tea ini terus menulis dan akhirnya melahirkan anak-anak kreativitasnya....Sebuah goresan jemari yang diucapkan oleh Sang Sastrawan... “Rajin-rajinlah menulis. Lama-kelamaan di otak kamu akan terbentuk sebuah ’sistem menulis’.” Sebenarnya bahasa lama dan nggk Up to date....tapi bo....kemagisannya dan kesakralannya kata-kata tersebut....wow...memang telah teruji secara klinis dan non klinis....!!! :-? :-? :-?. Sastrawan ini bernama Pak Maman SM
Terus...Aku ambil bola semangat lagi ya....biar bisa di baca-baca semau-ku...Nah klu ini dari bang Jonru, mungkin udeh pada kenal juga kali ya...begini ceritanya....:

Karena itulah, kita harus melatih otak kita agar menjadi “writing oriented”, agar di dalamnya terbentuk sebuah “sistem menulis”. Caranya:
1. Jadikan kegiatan menulis sebagai pilihan hidup, bukan hobi semata yang dikerjakan hanya ketika ada mood, atau hanya ketika ada sisa waktu. Dengan kata lain, jadikanlah kegiatan menulis menjadi bagian dari gaya hidup anda (Inilah sebabnya, saya sekarang pakai motto “Writing is not my hobby. It’s a part of my life“).
2. Rajin-rajinlah menulis. Tulislah apa saja yang bisa ditulis. Hari ini kamu telat bangun? Tulis! Kemarin kamu menyenggol kucing tetannga? Tulis! Kamu ingat pada seorang teman di masa lalu yang sangat lucu? Tulis! Kamu ingin mendebat ucapan seseorang? Tulis! Kamu bosan melihat perilaku para politisi? Tulis! Pokoknya tulislah apa saja. Cara menulisnya bisa dibaca di sini.
Intinya, kita harus membiasakan diri untuk menulis. Semakin sering menulis, insya Allah keahlian kita makin baik, dan otak kita akan semakin sering mengeluarkan ide-ide cemerlang. Apakah ini hanya teori semata? Tidak! Sebab saya sudah pernah membuktikannya.

Weit......gitu ceritanya....ya ya ya.....kasak-kusuk lagu lama.....sebuah hal yang klise adalah....berharap kesemua yang di tulis tadi menimbulkan Motivasi. Tapi bener lho...kata-kata pak Maman dan Bang Jonru suasana magis dan sakral-nya sangat kental...itu dia...bisa karena biasa...!!! Bukan kewajiban tapi kebutuhan...bukan paksaan tapi kesadaran...bukan hobby tapi merupakan bagian dari kehidupan. Sebuah warisan anak cucu untuk membangun peradaban...menyambung kehidupan sejarah yang hampir hilang...dan menggapai kehidupan yang abadi....Menulis...
Aduh....otak-ku lagi-lagi kembali sakit....tersenyum ci...itu tandanya aku masih hidup....:-)!!! entah apa pesan yang tersampaikan di sore ini...???...so, semoga bola semangatnya semakin besar....gampang kok jadi penulis....yang pertama: menulis-lah....yang kedua: menulis-lah...yang ketiga: menulis-lah....weleh-weleh...
makasih dah buat Pak Maman dan Bang Jonru....

Dah...ya....gue mau balik ke kota Ujan...take a bath…
inget-inget....Modul-modul...buruan selesain.....!!!

Thursday, May 24, 2007

Stagnan...

Stagnan.........
Aku masih di sini kok….dengan segala apa-apa yang tersisa. Tapi biarlah begini adanya, toh, kehidupan ini akan terus berputar dan terus berubah hingga sangkakala itu berbunyi. ’yah...sapa tau nasib mas...’...masih saja teringat perkataan Ayah yang terkadang menentramkan hati...dan semenit kemudian aku kembali pusing lagi untuk terus berkarya....weleh-weleh...tantangan hidup nggk akan pernah habisnya...Sebagian orang sieh berharap memastikan bahwa dengan tantangan hidup itu akan merubah dirinya menjadi dewasa, bijaksana, perkembangan SQ-nya menjadi lebih baik...Hfff, tapi bagi orang yang tidak bisa memastikan...gimana dong...??? Seperti diri-ku ini...hehe...masa sich...??? hmm, sesekali ku kucek-kucek mata ini, fuih...pandangan mata-ku udeh mulai kabur, seingat-ku seih silinder. Lalu, Jemari-ku mengelilingi ubun-ubun ini berharap sambungan-sambungan dendrit di otak-ku semakin banyak....Bagaikan ’Blender’ yang berputar terus...Jadi penulis susah uey...apa lagi ketemu dengan makhluk yang namanya.....’Stagnan’ lengkapnya sieh...Stagnasi...suatu kondisi dimana...mmh, mungkin berlaku semacam Cateris paribusnya mbah Ekonomi. Tidak ada perubahan, tidak berkembang, lari ditempat. Klu di Statistik seih...mungkin keragamannya nol (there’s no variance) atau keragamannya seragam...nah lho.....???. klu di siroh nabawi biasanya dikenal dengan 'Hari ini sama saja dengan hari Kemarin"...Stuck on life kali ya...Ya ya ya...kehidupan ini tak akan pernah berjalan mulus. Hidup ini bukan ber-ordo satu (linear)...bukan juga ber-ord0 2 (kuadratik)....tapi ber-ordo 3, mungkin ber-ordo 4...atau 5...ber-ordo 6...Hfff...waduh, aku aja belum bisa membayangkan yang ber-ordo 4....fiuh, payah...
Mmh....sang para motivator kayaknya pernah juga deh stagnan...betapa enaknya ya klu udeh weekend, serasa di surga....tapi klu weekdays.....huhuhu....!!! Eit...ntar dulu bang...??? ya, namanya juga kerja...klu nggak kerja ya kapan bisa maju...hayo...pasti kurang bersyukur ya terhadap apa yang telah di jalani selama ini....???
Mmh..nggk juga seih...tapi coba aku utak atik gathuk lagi ya...sederhana kok nggk rumit-rumit...berdasarkan data statistik yang aku lihat, Jumlah angkatan kerja pada tahun 2005 sebesar 43.599.422, sementara orang yang berkerja itu sebanyak 37.711.128. So, tau dong yang nganggur berapa banyak...yup, sebanyak 5.888.294....or ada kurang lebih 14% lah yang masih menganggur dari seluruh angkatan kerja. Nah klu informasi sekarang yang di peroleh dari BPS, pengangguran sampe februari 2007 sebanyak 10,55 juta orang...fiuh...banyak euy...puyeng juga mikirin data mulu...! Sekitar 600 orang lebih di DKI Jakarta yang masih menganggur di 2005. So, gimana keadaan pengangguran di DKI jakarta pada tahun ini...??? Wah, yang pasti sieh nggk akan berkurang dari 600 orang tadilah angkanya. So, bersyukur-lah yang udeh dapet kerja...tapi ya itu tadi....dalam dunia kerja cuma ada dua pilihan, menjadi pemenang atau pecundang...
Udeh ah....sekarang lagi mengalami stagnan...stagnasi di segala bidang...
Tapi cukup bijak juga resep dari Pak Anis...’Tinggalkan Urusan Itu. Lalu lakukan Sesuatu yang lain’
Tapi mereka sebenarnya tidak meninggalkan urusan itu. Mereka mungkin kelihatan sedang melakukan sesuatu yang lain. Tapi sebenarnya mereka hanya mau memikirkan urusan itu dari kejauhan. Mereka mau menjaga jarak jiwa untuk tetap mempertahankan wilayah kegembiraan jiwanya dari serbuan keputusasaan. Mereka memilih untuk santai, tapi dari situ mereka menemukan cara pandang baru atau inspirasi baru terhadap urusan dimana mereka telah gagal secara berulang-ulang
Ok, bos...modul belum selesai untuk hari H, kerjaan kator juga masih ada, proyek buku nggk terwujudkan juga....dan negara ini pun nggk kunjung baik...pendidikan, korupsi, pengangguran, kemiskinan, lapindo, & many others-lah....Semua masih Home work yang tak terselesaikan...
Dan aku....yah...aku masih disini kok dengan segala yang tersisa...Semoga menemukan cara pandang or Inspirasi baru...untuk kemudian berkontribusi...

Berpikir, merenung, dan temukan solusi...!!!




Monday, May 14, 2007

Belajar dari yang ada

Aku hanya meminum pocari sweat yang tersisa tadi malem…Jelas, perjuangan hidup sangatlah melelahkan…padahal nggk lama kok hidup di dunia ini. Wajah-ku layaknya keadaan perut-ku ini sekarang…perih dan lapar. Oke...tapi biarlah seperti itu dulu untuk sementara ini. Katanya seih ada sebuah harga mati yang harus kita terima.....jadilah Pemenang atau yang terbaik. Hmm....apakah harus seperti itu...??? banyak yang jadi terbaik tapi belum tentu menjadi pemenangnya, ataupun sebaliknya...yah elah....klu aku sieh seneng yang aneh-aneh....’Jadilah Pemenang dan Yang Terbaik’. Aku rasa kata-kata ini lebih membakar, so yang merupakan harga mati itu rasanya ya itu.....’Jadilah Pemenang dan Yang Terbaik’.

Hhf...pundak-ku sekarang semakin berat....tapi ada suatu hal yang menarik sekali...lagi-lagi ucapan dari seseorang yang merupakan alumnus MB IPB, tau nggk dia bilang seperti ini....” Tau nggk loe...ternyata ya gue itu kuliah lama-lama di MB IPB ...ujung-ujungnya ya kita harus jadi ENTERPRENUER ” Mungkin gambaran secara gamblang untuk mengejewantahkan teori-teori ’Jadilah Pemenang dan yang Terbaik’ ya harus dibuktikan dengan kita menjadi ENTERPRENUER....hahhahahahaha......
Hidup ini pilihan Bung...!!!

Yap...memang hidup ini pilihan...Pilihan Untuk menjadi ' Jadilah Pemenang dan Yang Terbaik...’ Betapa serunya seseorang yang telah satu tahun menjalankan sebuah usahanya dan dia hanya untung Rp. 179.000,- Yah hanya sebesar itu nominal yang ia dapet, itu pun belum di potong uang listrik untuk oprasional bulanannya....nggk mudah memang untuk bisa bertahan.....eit, tapi tunggu dulu Bung...!!! Seseorang yang memiliki jiwa ENTERPRENUER itu adalah orang-orang yang mumpuni dalam mengolah alam kreatifitasnya, kemudian pandangan imajinasinya kuat. Dan tahu-kah Anda....Imajinasi yang kuat akan Menciptakan peristiwa itu sendiri...more and more...!!!

“Jika Anda mendapat sesuatu dengan mudah, maka Anda akan melepaskannya pun dengan mudah. Jika Anda mendapat sesuatu dengan kerja keras, maka Anda akan sangat menghargainya dan akan berpikir dua kali untuk menyia-nyiakannya..... bahwa hidup ini tidak semudah membalikkan telapak tangan, kesuksesan tidak hanya bisa diraih dengan menekan tombol remote dan langsung jadi, tapi butuh sebuah usaha dan kegigihan dari setiap orang....”

Yah...aku masih butuh kutipan-kutipan seperti di atas, yang jelas dengan hasil setahun yang aku dapat hanya sebesar Rp.179.000,- perak...aku akan mengejewantahkan sebuah harga mati tadi. Lihatlah apa yang dia katakan....” Jika Anda menoleh kekanan, kekiri, depan, atau belakang di sebuah keramaian...Anda tidak menemukan Teh Botol Sosro...Anda bisa bilang pada saya....akan saya kasih berapapun yang Anda Minta....” Hey...itu bukannya kalimat Fiktif....???!!
Iya....
Tapi biarlah demikian...Toh, sekarang dia sudah menjadi Ahlinya Teh...So, Semua lapak kaki lima warung asongan, Pasti ada Teh Botol Sosro...Mhhh...bagaimana dengan sebuah Sim Card GSM pemain yang sangat baru....? 3 (three) maksudnya...??? Iya...
Ehm...yang jelas di tahun pertama dia akan rugi ratusan juta rupiah.....Nekat...??? Berani...??? Rugi...??? Yang Jelas 3 (Three) sangat berani bertarung bersama raksasa phone card seperti SimPati dan MenTari. Mungkin 3 (Three) ingin seperti SimPati nantinya, klu dari data AC Nielsen yang aku punya Sieh...Estimasi pengguna Simpati di 3 kota (Jakarta, Yogya, dan Surabaya) pada tahun awal 2007 mencapai 2.728.000 pengguna. Klu secara sederhana aja kita itung-itungan, sebulan seluruh pengguna SimPati ngisi pulsa Rp.50ribu perak, so, omset yang didapat sebesar Rp 136.400.000.000...136 milyar....??? waduh gue bingung dah ngeliat jumlah Omset dalam sebulan sperti itu, so, klu kita breakdown per Hari Omsetnya adalah Rp.4.546.666.667...hahahaaa...sehari dapet 4 milyar lebih...hhhf...mungkin 3 (Three) berimajinasi seperti itu nantinya, sehari dapet 4 milyar lebih...edun.....!!! langkah awal so pasti rugi besar dan sangat beresiko...Hayo 3 (Three) bisa bertahan nggk....???

Jadi ya...Tahun pertama bukanlah menjadi ukuran untuk mengatakan kita gagal dalam berusaha....iya-kan....!!!
Oke...yang jelas aku sekarang punya market share dan usaha-ku marketable, walaupun hanya untung RP.179.000 perak selama setahun...heheee...payah, lalu aku punya SDM....dan yah itu.....harus kembali lagi untuk mengejewantahkan sebuah harga mati...'Jadilah Pemenang dan Yang Terbaik....'
Yuk....semangat.....semangat.....Mau Sukses.....??? Jangan Manja....!!!
Aku rasa cukup....!