
Pancaran bola panas cukup bersahabat saat dalam perjalanan menuju Terminal Senen. Namun demikian, anak cicitnya keringat sudah mulai merembesi sekujur badan ini. Hff, Jakarta…Jakarta ‘Jalan KemAna-mana Ramai padaT..Ampun deuh!!!’...setidaknya itulah kepanjangan dari jakarta versi-ku. Pukul 11.30an aku menginjak-kan kaki di Stasiun Senen ini. Banyak sekali rakyat Indonesia hilir mudik beraktifitas di siang ini. Kulihat deretan panjang antrian masyarakat ibukota yang sedang memesan tiket kereta. Beuh! Cowded yueh!. Sepertinya aku yang pertama duduk di stasiun ini. Bung toy ma icus mungkin sedang dalam perjalanan. Aji, guatik, dan Ust. Deni lagi ngeliat-ngeliat buku murah. Tak lama berkumpullah para anak-anak ra genah yang berjumlah 6 orang termasuk aku, yah, aku menyebutnya para pasukan ra genah. Dan lihat buku apa yang dibeli...? sekumpulan novel inspiratif karya seorang anak manusia yang lahir di daerah Belitong, ’Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, dan edensor’, Yup, Andrea hirata. Weih, cukup miring juga harga ke tiga Novel ini...Mupeng habis deh, kenapa aku ngk beli juga...
So, setelah berfoto ria di stasiun...kita semua beranjak ke kendaraan besi peninggalan belanda. Tertuliskan dengan nama MATARMAJA...eng ing eng dan itulah kereta rakyat. Konon katanya kita harus terlebih merasakan hidup susah dahulu agar lebih memaknai hidup ini. Memaknai hidup agar hidup lebih hidup Yup...kereta ekonomi rakyat Indonesia, itulah yang teman-teman ra genah pilih. Hilir mudik para pengusaha penjaja dagangannya yang tak pernah sepi, asap rokok saling bersahutan, ada yang duduk tertidur sembari mengangap mulutnya, ada yang tidur dibawah kursi yang dengan relanya perutnya menjadi tumpuan kaki bagi yang duduk. Rasanya meraka tak peduli keadaan sekitar...yang penting sampe ke tujuan dengan selamat. Dan kita...para pasukan ra genah...waow..!!! glutak glutuk tidurnya awur-awuran...mungkin tulang belulangnya udah nggk singkron. Geser kanan, geser kiri patah, umpan kedepan...Cedug...!!! Huahaha...nikmeh...!!! Selonjor susah, duduk udeh dialasin bantal namun serasa duduk di kursi kayu...keras!, tidur dibawah..? nggk mungkin...Sapa yang mau...Toy...? Aji...? Gatik...? Deni...? Icus...? gue...??? huahahahaa....makasih deh!...lebih milih tetep duduk dikursi dengan keadaan tulang yang udeh semaput...hehehe....dan satu hal lagi, jika kereta sedang berhenti keadaan sekitar akan terasa panas seakan-akan berada di dekat lempengan besi lebar sang Abang yang sedang membuat martabak Telor. Umm. Tapi kita enjoy kok...enjoy nggk men perjalanan kemaren....??? Lelah tapi Asyik...liat aja wajah para pasukan ra genah di atas....? So, Next time...MATARMAJA....kereta rakyat...Sapa takut....!!!




Bangun bangun...!!! teriak yang sangat buruk sekali bagi-ku. Penat masih terasa. Kulihat sekumpulan cangkir dan wadah air yang semirip kopi, kuraih dan kuminum...Srup! well, cukup ampuh juga mengusir rasa kantuk...kulihat jam sekitar pukul 01.30-an. Saatnya menuju Bromo...yap, kami semua bergegas...


Dan inilah kawasan bromo dan teman-temannya....konon Bromo itu adalah yang mengeluarkan asap putih yang tak lain adalah asap belerang.



Sebelum menuju kepenanjakan Bromo beserta padang pasirnya...weih...kita sejenak bergaya-gaya...dan inilah hasilnya...

Setelah terasa cukup puas pada sesi pemotretan para narsis-Man. Tujuan selanjutnya ialah mengisi bahan bakar perut...lets Go...!

Dan akhirnya...para pasukan ra genah tiba di padang pasir Bromo...Rasa takjub melihat lekukan-lekukan gunung menyelimuti mata hati ini.
Setelah udah puas melihat-lihat kawah Bromo, kita semua beranjak turun kembali...dan tentunya masih bermain-main di padang pasirnya...
Kembali ke jakarta, sebentar lagi tahun masehi akan berganti. Aku rasa kita semua harus punya targetan di tahun 2008 nanti. Kita semua harus menjadi orang kaya agar bisa banyak memberi. Toh bekerja itu adalah ibadah. Jangan terlalu banyak mengeluh, pasti ada celahnya untuk kita mendapatkan rejeki ’ikan paus’...Allah emang nggk pernah ngasih kita ujug-ujug rejeki ’ikan paus’, tetapi Allah emang kayaknya ingin melihat neh sapa yang layak mendapat rejeki ’ikan paus’. Kita berusaha mencari umpannya dan memancinglah di tempat ikan paus berada. Ucapan terimakasih kepada Allah swt, karena telah menyelamatkan kita semua dalam perjalanan dan selama perjalanan cuaca sangat baik sekali. Kemudian untuk para pasukan ra genah...selamat berjuang kembali kita diarena yang terkadang membuat kita pusing. Semoga ikatan silatuhrahmi di antara kita terjaga dengan sangat sangat baik sekali...

Dan akhirnya...para pasukan ra genah tiba di padang pasir Bromo...Rasa takjub melihat lekukan-lekukan gunung menyelimuti mata hati ini.
Setelah udah puas melihat-lihat kawah Bromo, kita semua beranjak turun kembali...dan tentunya masih bermain-main di padang pasirnya...
Berangkat hari satu jam 14.00an dan pulang hari senin pukul 14.00an juga. Tak terasa waktu berlari amat kencang. Rasanya baru kemarin kita merasakan nikmehnya naik kereta Matarmaja....sekarang udah harus kembali lagi ke Jakarta, ketemu lagi deh ma kerjaan kantor, kemacetan, buat laporan, de el el...puyeng juga ya....

”Bangkitlah, wahai para Pelopor!!!, pekikkan padaku kata-kata yang menerangi gelap gulita rongga dadamu! Kata-kata yang memberimu inspirasi!!!”
(Sang Pemimpi, AH)
(Sang Pemimpi, AH)
Cerita untuk anak cucu
Salam
Pipin Andriyanto
9 comments:
subhanallah...
makasih ya bos tulisannya, sepertinya tulisan ini sudah menggambarkan semua yang aku rasa di perjalanan ke bromo kemaren.
dan sepertinya rasanya bersalahku telah menjerumuskan "pasukan ora nggenah" ke dalam jurang kemisinan harta jadi agak berkurang..
ga apa2 kan miskin harta, yang penting kan ga miskin iman..
maklum gw kan yang maksa-maksa kalian buat berangkat hehe..
makasih bozz.. maaf juga ya..
keren pin, pasukan ra genah, kaya laskar pelangi.
ra genah tapi punya cita-cita jadi para pelopor....
”Bangkitlah, wahai para Pelopor!!!, pekikkan padaku kata-kata yang menerangi gelap gulita rongga dadamu! Kata-kata yang memberimu inspirasi!!!”
(Sang Pemimpi, AH)
Sebenarnya perjalanan yang kita lakukan bersama sama sekali tidak membuat kita-kita menjadi Miskin. Bener kata Mas Gatik...dengan kerja Keras Uang bisa kita cari kemBali...Namun, Kebersamaan dalam perjalanan weih...itu yang terkadang susah untuk di cari...Moga Ukhuwah kita...'Pasukan Ra Genah' semakin erat bo...Sekarang Mindsetnya harus diganti menjadi...kaya Harta, Kaya Iman...
Pin..koq gak ngajak2 sih??? mupeng nih..gak papa deh miskin harta, yg penting....:))
eh iya denger2 karena Bromo itu sangat menakjubkan, banyak yang taubat nasuha loh pas pulang dari sana.
pasukan ra genah gimana??
Kepada Mas JundiHasan...waduh, maaf banget neh...nggk komunikasi terlebih dahulu, kirain ente dah ada acara...MMh, untuk yang masalah tobat, kayaknya mah itu masalah hidayah...pasukan ra genah ada juga yang belum tobat setelah berkunjung ke Bromo...hehehe, tapi kita emang punya tekad harus berubah untuk lebih baik walaupun prosesnya itu berjalan dengan sangat lambat. Ayo...Pasukan ra genah, Suatu saat nanti kita berangkat Haji bareng...Wisata ke tanah Suci Mekkah, hehehe, bukan ratusan ribu lagi neh bo, tapi puluhan juta...Ok, Bro...So, maapin ye Bro JundiHasan...cu
Subhanallah Kak.... bener2 biqin pengen tafakur ke t4-t4 "ra genah" alias lom pernah ta' kunjungi... dari cerita + foto2nya keliatan seru banget dan banyak hal yang bisa di "petik" yo?! mupeeeeeng...
yah walopun banyak gambar2 yang ketutup sama "narsisman2"nya, huehee5.... tapi Alhamdulillah masih bisa keliatan.. =P hee
seperti biasa tulisan c mas atu ini, selalu ada "energi pembangkit"nya, jadi ngerasa sedikit puas(biar nulis terus dan jadi lebih bagus dan lebih bagus lagi, jadi aku tulis sedikit aja ya, hee, piss! ^^ )
ngerasa puas karna setelah baca,dapet "sesuatu" untuk diri-q
yah begitulah... (apa coba?) jadi ikutan "ra genah" geneh...
makasih banget niy tulisannya, jadi "reminder" buat yang baca, aq khusunya, buat tausiyah yang ada dalam tulisan2 Kak pi2n
tanx yoo.... ^^
eh...ada de tyas...piye kabare de? sehat-sehat ye bo...btw, jangan ikut-ikut jadi ra genah ya...ini untuk 17 tahun ke atas...heheheh, mpe ketemu dilain waktu...tengkyu ye...
Mana Oleh2nya kak???
Waa..kpn ya bs ke Bromo ..?? :D
kayaknya waktu itu aku pernah minta oleh2 foto deh..tapi foto perjalanannya, bukan foto kalian, narsisme pasukan ra nggenah :p
nikmati waktu dan pengalaman sebaik baiknya ya..(ada sedikit iri nih...)
Post a Comment